Kampus
Berita Nasional

Ketua PUKAT UPA Dukung Langkah Tegas Menkeu

19 Oktober 2025 Hermawan Naha 1.245 Dibaca
Berita Nasional

Heru Budi Wasesa Apresiasi Ketegasan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa dalam Mendorong Pembenahan Tata Kelola Keuangan Negara

Mahasiswa

Gowa - Heru Budi Wasesa, Inisiator Garuda 8 Nuswantara yang juga menjabat sebagai Ketua PUKAT (Pusat Kajian Anti Korupsi dan Tata Kelola) Universitas Patria Artha, menyampaikan apresiasi atas langkah dan keberanian Menteri Keuangan Republik Indonesia, Purbaya Yudhi Sadewa, dalam mengambil berbagai kebijakan strategis untuk memperkuat tata kelola keuangan negara. Menurut Heru, keberanian seorang menteri dalam menjalankan amanah Presiden sangat dibutuhkan, terutama ketika dihadapkan pada berbagai tantangan yang berkaitan dengan transparansi, akuntabilitas, dan pemberantasan praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN).

Pernyataan tersebut disampaikan Heru saat menanggapi pentingnya komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam menciptakan pemerintahan yang bersih dan berintegritas. Ia menilai bahwa langkah-langkah yang diambil oleh Menteri Keuangan merupakan sinyal positif bahwa reformasi birokrasi dan penguatan tata kelola keuangan harus terus berjalan secara konsisten demi meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi negara.

Heru menegaskan bahwa persoalan KKN tidak dapat dipandang sebagai kesalahan satu pihak semata. Menurutnya, praktik-praktik yang merugikan negara tersebut lahir dari adanya hubungan timbal balik antara pihak yang membutuhkan keuntungan dengan pihak yang bersedia memberikan kemudahan melalui cara-cara yang melanggar aturan. Oleh karena itu, penyelesaiannya harus dilakukan secara menyeluruh dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat, aparatur negara, dunia usaha, hingga lembaga pendidikan.

"Saya pernah menyampaikan sebelumnya bahwa apabila kita ingin melihat persoalan KKN dan berbagai penyimpangan lainnya, maka kita juga harus memahami mengapa hal itu bisa terjadi. Saya berpendapat bahwa ini merupakan kesalahan kolektif. Penyebab pungutan liar, korupsi, maupun praktik KKN muncul karena pada awalnya ada pihak yang membutuhkan dan ada pihak yang memberikan. Dengan demikian, sangat tidak mungkin persoalan tersebut hanya dibebankan kepada satu pihak saja," ujar Heru, Minggu (19/10/2025).

Sebagai Ketua PUKAT Universitas Patria Artha, Heru juga menekankan pentingnya membangun budaya antikorupsi melalui pendidikan, penelitian, dan penguatan karakter generasi muda. Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai integritas sejak dini sehingga lahir sumber daya manusia yang mampu menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.

Lebih lanjut, Heru berharap Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dapat terus melakukan pembenahan di lingkungan kementerian yang dipimpinnya sebagai bagian dari upaya memperkuat sistem pengawasan dan tata kelola keuangan negara. Ia meyakini bahwa reformasi yang dimulai dari internal kementerian akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik sekaligus mempersempit ruang terjadinya praktik-praktik yang bertentangan dengan prinsip pemerintahan yang bersih.

Menurut Heru, pemberantasan KKN memerlukan keberanian dalam mengambil keputusan, konsistensi dalam penegakan aturan, serta dukungan dari seluruh lapisan masyarakat. Ia mengajak semua pihak untuk tidak hanya menuntut perubahan dari pemerintah, tetapi juga melakukan introspeksi dan berkomitmen menghilangkan budaya yang dapat membuka peluang terjadinya korupsi. Dengan sinergi antara pemerintah, masyarakat, akademisi, dan dunia usaha, cita-cita mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, profesional, dan berintegritas diyakini dapat tercapai secara berkelanjutan.

128 Like

Berita Terkait