03 Juli 2026 – Sebagai bagian dari komitmen dalam menciptakan lulusan yang unggul tidak hanya secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, Universitas Patria Artha (UPA) menyelenggarakan kegiatan Atraksi Tarung Derajat dalam Rangka Pembinaan dan Pengenalan Olahraga Bela Diri di lingkungan kampus pada Jumat (3/7/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata dukungan universitas terhadap pengembangan olahraga prestasi sekaligus upaya memperkenalkan olahraga bela diri asli Indonesia kepada mahasiswa.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Rektor Universitas Patria Artha, DR. Bastian Lubis, S.E., M.M., CFM, Ketua Umum Tarung Derajat Provinsi Sulawesi Selatan, Petrus Yalim, Ketua Umum Tarung Derajat Kota Makassar, Mirdad Apriadi Danial, jajaran pengurus KODRAT Kota Makassar, pelatih, atlet binaan, serta sivitas akademika Universitas Patria Artha. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut mencerminkan kuatnya kolaborasi antara dunia pendidikan tinggi dan organisasi olahraga dalam membangun ekosistem pembinaan atlet yang berkelanjutan.
Suasana kegiatan berlangsung semarak sejak awal hingga akhir acara. Para atlet menampilkan berbagai demonstrasi teknik Tarung Derajat yang memperlihatkan ketangkasan, kecepatan, ketepatan, serta penguasaan teknik bela diri yang telah diasah melalui latihan rutin. Atraksi tersebut mendapat perhatian besar dari mahasiswa yang hadir karena tidak hanya menampilkan kemampuan fisik, tetapi juga menggambarkan filosofi Tarung Derajat yang menanamkan keberanian, kedisiplinan, rasa tanggung jawab, serta sikap menghargai sesama.
Dalam kesempatan tersebut, Rektor Universitas Patria Artha menegaskan bahwa pembinaan olahraga merupakan bagian penting dari proses pendidikan di perguruan tinggi. Menurutnya, kampus memiliki tanggung jawab untuk memfasilitasi mahasiswa dalam mengembangkan seluruh potensi yang dimiliki, baik di bidang akademik maupun nonakademik.
"Universitas Patria Artha terus membuka ruang bagi mahasiswa untuk berkembang sesuai minat dan bakatnya. Tarung Derajat menjadi salah satu cabang olahraga yang mampu membentuk karakter, meningkatkan kedisiplinan, serta melatih mental juang. Kami bangga karena mahasiswa yang mengikuti pembinaan selama ini berhasil menorehkan prestasi dan membawa nama baik universitas di berbagai ajang kejuaraan," ungkap DR. Bastian Lubis, S.E., M.M., CFM
.
Ia menambahkan bahwa universitas akan terus memperkuat pembinaan olahraga prestasi melalui dukungan fasilitas, pembinaan yang berkelanjutan, serta kerja sama dengan berbagai organisasi olahraga. Langkah tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang sehat, berintegritas, adaptif, serta memiliki daya saing di tingkat nasional maupun internasional.
Apresiasi terhadap penyelenggaraan kegiatan juga disampaikan oleh Ketua Umum Tarung Derajat Kota Makassar, Mirdad Apriadi Danial. Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam menjaring sekaligus membina bibit-bibit atlet yang berpotensi menjadi kebanggaan daerah dan bangsa.
"Sinergi antara organisasi olahraga dengan perguruan tinggi merupakan investasi jangka panjang dalam mencetak atlet yang berkualitas. Kami berharap semakin banyak mahasiswa Universitas Patria Artha yang bergabung dalam pembinaan Tarung Derajat sehingga lahir atlet-atlet baru yang mampu bersaing di berbagai tingkat kompetisi dengan tetap menjunjung tinggi nilai sportivitas dan integritas," jelas Mirdad Apriadi Danial.
Selain menjadi ajang edukasi olahraga, kegiatan ini juga menjadi media untuk mempererat hubungan antara sivitas akademika Universitas Patria Artha dengan insan olahraga di Sulawesi Selatan. Melalui interaksi langsung bersama para pelatih dan atlet, mahasiswa memperoleh wawasan mengenai pentingnya konsistensi latihan, semangat pantang menyerah, serta keseimbangan antara prestasi akademik dan prestasi olahraga.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan penampilan atraksi gabungan para atlet Tarung Derajat yang mendapatkan sambutan hangat dari seluruh peserta. Sejalan dengan semboyan "Aku Ramah Bukan Berarti Takut, Aku Tunduk Bukan Berarti Takluk," Universitas Patria Artha berharap kegiatan ini menjadi awal lahirnya semakin banyak mahasiswa yang tertarik mengembangkan potensi diri melalui olahraga, sekaligus memperkuat budaya kampus yang sehat, berprestasi, dan berkarakter.