Dosen UPA Ini Ajak Guru Mengenali Kelemahan dan Kelebihan Siswa dengan Metode Literasi NST

Universitas Patria Artha (UPA) melalui tim neurosains terapan (NST) dari Wellness Patria Indonesia menggelar Pelatihan bagi guru-guru dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) , Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Kegiatan ini, digelar di Aula Kampus UPA, Kamis (16/8/2018) dan dihadiri oleh 50 orang tenaga pengajar dari jenjang pendidikan tersebut.

Salah satu pemateri dalam seminar ini adalah Adipar, Kepala Perpustakaan UPA. Dalam kesempatan tersebut, Adipar membawakan materi mengenai Penapisan Artikulasi Literasi berbasis Neurosains Terapan.

Adipar menjelaskan, Literasi berbasis neurosains terapan adalah sebuah pemahaman seorang terkait berbicara, membaca, berhitung dan menulis secara Konfrehensif.

“Artinya seorang guru wajib memiliki sistematika dalam menerima dan menyampaikan informasi sesuai dengan karakter peserta didiknya,” katanya.

Lebih lanjut, kata Adipar, Artikulasi Literasi dalam dunia neurosains terapan merupakan salah satu bentuk penapisan untuk mengetahui proses pemahaman seseorang (siswa) apakah terhambat, terlambat atau potensi gangguan.

“Dengan adanya penapisan artikulasi literasi, seorang anak bisa dengan mudah distimulus, misalnya yang cadel atau susah menyebutkan huruf ‘R’. Mengidentifikasi apakah seorang anak terlambat bicara, dan anak yang susah untuk diarahkan secara lisan,” katanya. (NUU)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *