Rektor UPA: Ospek Tak Ada Kegiatan “Sentuh Fisik”

Rektor UPA, Bastian Lubis (tengah) berfoto bersama civitas akademik dan jajaran pengurus yayasan UPA

Rektor Universitas Patria Artha (UPA) benar-benar menganggap serius pesan Menteri Riset, Teknologi dan Perguruan Tinggi (Menristekdikti) Mohammad Nasir.

Sehubungan dengan imbauannya tentang bahwa dalam pelaksaan masa Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus  (Ospek) tidak boleh ada kekerasan. Tidak boleh melakukan bully. Jangan sampai terjadi. Penghinaan, tidak boleh lagi terjadi.

Menristek mengingatkan hal ini jelang pelaksanaan Ospek atau saat ini dikenal dengan Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB).

Olehnya itu, Rektor Universitas Patria Artha (UPA) menegaskan tak akan ada penyambutan Mahasiswa Baru (Maba) dengan kekerasan “sentuh fisik”.

“Jadi saya akan pantau para senior tidak ada boleh yang melakukan aktivitas kekerasan. Cukup orasi penyambutan Maba dan sedikit materi perkenalan kampus. Itu saja,” jelasnya.

Hal itu dilakukan agar menjaga nama baik kampus dan semua civitas akademik. “Sudah tidak zaman lagi main kekerasan,” tegasnya. (IDP)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *