Begini Kesiapan LSP P1 UPA Hadapi Verifikasi BNSP

Keinginan besar Lembaga Sertifikasi Profesi P1 Universitas Patria Artha (UPA) menjadi lembaga sertifikasi yang memiliki jaminan mutu, serta mendapat pengakuan dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi begitu besar.

Salah satunya diwujudkan dengan rutin melakukan pertemuan dengan sejumlah tim LSP P1 dalam melakukan persiapan apresiasi dan verifikasi skema, di Kampus UPA, Sabtu (19/05).

Hadir pada pertemuan tersebut Direktur LSP P1, Dr Nurmiati beserta timnya.

Menurut Dr Nurmiati,  seluruh dokumen terkait dengan permohonan lisiensi LSP P1 UPA disampaikan kepada pihak BNSP sejak tanggal 28 Februari 2018, selanjutnya pada tanggal 2 Juni 2018 mendatang pihak BNSP akan melakukan apresiasi dan verifikasi skema yang diajukan oleh LSP P1 UPA.

Kata dia, nantinya dalam kegiatan apresiasi pihak LSP P1 UPA akan menyampaikan visi, misi dan tujuan serta latar belakang dibentuknya LSP P1 UPA.

Dikatakannya, visi LSP P1 UPA yaitu menjadi lembaga sertifikasi  yang terpercaya dalam menjamin kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) secara Nasional dan Internasional.

“Visi kami sangat jelas hadir sebagai lembaga sertifikasi profesi yang dapat menjamin kompetensi SDM skala nasional dan international, sehingga tentu dibutuhkan kesiapan yang matang sebelum nantinya melakukan proses apresiasi dan verifikasi BNSP,” ujarnya.

Sementara itu, dijelaskan Dr Nurmiati, dari sisi misi ada empat misi yang diemban lembaga ini, yakni, memberikan pelayanan sertifikasi kompetensi yang mengutamakan mutu dan kepuasan pelanggan serta menjamin bahwa proses sertifikasi dilaksanakan dengan jujur, cepat, tepat, akurat dan efektif.

Kedua, hadir ingin mengembangkan standar kompetensi secara konsisten dan berkesinambungan sesuai dengan perkembangan dan kebutuhan dunia kerja.

Selanjutnya, melaksanakan Pedoman BNSP 201 & 202 yang terkait dengan pelaksanaan sertifikasi kompetensi, serta membangun kerjasama dengan lembaga sertifikasi kompetensi yang setara di luar negeri

Lembaga sertifikasi profesi Universitas Patria Artha adalah lembaga pendukung BNSP yang bertanggung jawab melaksanakan sertifikasi kompetensi profesi.

Dr Nurmiati memaparkan, LSP Universitas Patria Artha mempunyai tugas melaksanakan uji kompetensi, menerbitkan sertifikat kompetensi serta melakukan verifikasi tempat uji kompetensi.

“LSP Universitas Patria Artha membantu dan memberikan masukan kepada instansi pemerintah, institusi pendidikan, organisasi kemasyarakatan, serta dunia usaha mengenai upaya pembinaan dan pengembangan kompetensi profesi,” terangnya.

Adapun kegiatan verifikasi skema yang akan dilaksanakan pada tanggal yang sama yaitu pihak BNSP akan memastikan skema yang akan diujikan dan standar yang menjadi acuan normatifnya.

Untuk itu, ungkap Dr Nurmiati, pihaknya mengajukan 5 skema,  yaitu sektor/subsektor kesehatan/kegawatdaruratan dengan standar kompetensi yang diacu standar internasional.

Kemudian, skema kedua pada sektor/subsektor kesehatan masyarakat/holistik neurosains dengan tandar kompetensi yang diacu standar Internasional.

Lalu, skema 3 melingkupi sektor/subsektor Teknologi Informasi dan Komunikasi/Operator Komputer denga standar kompetensi yang diacu SKKNI. Selanjutnya, skema 4 fokus pada sektor/subsektor ekonomi/penyusunan Laporan Keuangan dengan standar kompetensi yang diacu SKKNI. Dan skema 5 meliputi sektor/subsektor : Kesehatan/Perawat Udara (Flight Nurse) dengan standar kompetensi yang diacu standar internasional. (SDM)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *