Melirik Bisnis Wiralaba Dosen UPA, Tahu Tek Cak Ari 

Merintis bisnis kuliner tentu bukan perkara mudah, sebab dibutuhkan keberanian memulai usaha dengan modal hingga skill yang dimiliki.

Tak hanya itu, dibutuhkan pula perencanaan matang apalagi jika kelak usaha ini akan menjadi bisnis utama dari pekerjaan yang ada sebelumya.

Salah satunya dirintis oleh Dosen Fakultas Ekonomi Manajemen Andi Ratnasari, dengan menjalankan bisnis waralaba Tahu Tek Cak Ari.

Dia bercerita, usaha itu dirintis pada 2010, keputusannya memilih usaha tersebut ketika masih bekerja di Bank BUMN lalu kemudian beralih profesi menjadi seorang dosen.

Mengenal usaha waralaba itupun dari seorang mahasiswa yang magang ditempatnya bekerja kala itu. Dari mahasiswa yang bernama Ari inilah, lalu memilih bisnis tahu tek yang dinamai Tahu Tek Cak Ari.

“Saya menerima tawaran tersebut, karena usahanya adalah franchise dimana saya sebagai mitra, dan mendapatkan pendampingan di awal mulai dari pemilihan lokasi usaha sampai pada pengolahan dan pengelolaan usaha,” kenangnya menceritakan mulanya merintis usaha.

Untuk itu, kata dia, sebagai pemula hal inilah solusi dari keinginannya untuk memulai usaha. Apalagi memang tidak dipungkiri dalam silsilah keluarganya tak ada yang jadi pengusaha.

Sebaliknya, orang tua serta saudaranya merupakan pegawai negeri dan karyawan.
Ratnasari menuturkan, memulai usaha dengan modal Rp7,5 juta sudah termasuk gerobak, peralatan dan pembelian merek usaha.

Menurutnya, menjalani usaha ini sangat menyenangkan, karena ketemu banyak orang ketika melayani pembelian, ketemu dgn berbagai tipe org dari berbagai kalangan.

“Saya banyak teman baru, apalagi bukan 1-2 kali orang-orang yang jadi pembeli saya. Ini tentu menjadi jalan rejeki saya yang lainnya. Sukanya, kalau sepi yang terus berdoa dan kalau ramai alhamdulillah,”tuturnya.
Dia mengakui, meski usahanya masih sekelas gerobak, tapi terpenting dalam hidupnya sudah bisa menjadi bos dan punya karyawan dan hal ini menjadi Bagian suka dalam menjalani profesinya.

Ratnasari memaparkan, Tahu Tek Cak Ari miliknya ini lumayan banyak peminat, makanya meski sabtu dan minggu tetap jualan hal itu semakin diperkuat dengan rencana menambah outlet di tempat wisata.

Alhamdulillah, untuk satu outlet rata-rata omzet yang dicapai di atas Rp15 juta per bulan. Makanya, saya senantiasa Berupaya keras mengikuti tuntunan nabi Muhammad Saw dalam berdagang yakni jujur dan amanah,”ungkapnya. (SDM)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *