Dashyatnya Metode Hypnobirthing, Ibu Tak Lagi Rasa Sakit Saat Lahiran

Metode melahirkan Hypnobirthing masih menjadi ilmu baru dalam dunia kebidanan.

Meski baru, rupanya metode ini sangat diminati ibu hamil khususnya mereka yang telah memasuki jelang melahirkan.

Betapa tidak, dengan ilmu sugesti yang mendorong agar para ibu-ibu tak merasakan sakitnya saat melahirkan, serta rasa cemas berkepanjangan Hypnobirthing menjadi media pamungkas untuk merasakan hal tersebut.

Hypnobirthing merupakan kemampuan untuk menerapkan metode yang menggunakan self-hypnosis (hipnotis diri sendiri), dan teknik relaksasi untuk membantu calon ibu merasa siap serta mengurangi persepsi akan ketakutan, kecemasan atau tegang, dan rasa sakit saat melahirkan.

Progam Studi (Prodi) Kebidanan Fakultas Kesehatan Universitas Patria Artha (UPA) menjadi satu-satunya kampus di Indonesia Timur menerapkan keilmuan ini. Hal itu juga didukung dengan hadirnya tenaga profesional yang telah mengikuti pelatihan dan bersertifikat.

Lalu, seperti apa rasanya ketika menerapkan metode seperti ini?. Dashyat dan luar biasa, beginilah pengalaman yang dirasakan, Ika Wahyuningrum, 27 tahun.

Mengikuti kelas ini bagi Ibu yang tengah menanti kelahiran anak pertamanya ini merupakan pengalaman baru dan sangat berkesan.

Diusia kandungannya memasuki 8 bulan, rasa sakit kerap dirasakan termasuk cemas berlebihan. Itu disebabkan, cerita-cerita ibu hamil sebelumnya yang sangat terlihat dari ekspresi bahwa proses melahirkan itu sangat berat dan akan merasakan sakit yang luar biasa.

“Saya baca di internet ada metode melahirkan bisa tidak merasakan sakit, lalu saya coba ikut. Alhamdulillah sangat bermanfaat. Sebelum ikut, saya sering merasakan sakit dibagian pinggul dan panggul. Namun, setelah mengikuti metodenya rasa sakit itu hilang bahkan saat ini sudah berkurang,” ujarnya.

Dia menuturkan, pada metode ini ibu hamil diajarkan untuk rileks dan bagaimana caranya menghadapi rasa sakit agar tidak lagi terasa.

“Sabtu depan, rencana saya akan ikuti kelasnya. Bahkan, saya mau minta suami agar saat melahirkan bisa menerapkan metode ini biar proses bersalin lancer,”kata perempuan berprofesi wiraswasta ini.

Terpisah, Ketua Prodi Kebidanan UPA, Fausziyah Annisa menuturkan, Hypnobirthing mengedukasi ibu dan suami diajak agar semakin mendekatkan diri pada Tuhan, karena ibu diajarkan untuk melakukan relaksasi mendalam, bersikap ikhlas dan melakukan sugesti agar proses kelahiran berjalan normal, tenang, lancar, nyaman.

“Metode ini dapat meningkatkan kadar endorphin untuk mengurangi rasa nyeri, sehingga proses persalinan berlangsung nyaman dengan sakit minimal,” ujarnya.

Termasuk, menjadi sarana untuk berkomunikasi dengan janin selama dalam kandungan, dapat mencegah posisi sungsang maupun lilitan tali pusat, dan masih banyak lagi manfaat lainnya. (SDM)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *