Mahasiswa Kebidanan UPA  Praktik di RSIA Sitti Khadijah 3

Program Studi (Prodi) III Kebidanan Fakultas Kesehatan Universitas Patria Artha (UPA) melaksanakan penerimaan lahan untuk kegiatan praktik Klinik Kebidanan Komprehensif (PKK3) di RSIA Sitti Khadijah 3 Makassar, Sabtu (21/04).

 

PKK 3 ini dilaksanakan mulai tgl 23 April -20 Mei 2018 mendatang.

 

Dalam kegiatan penerimaan lahan mahasiswa kebidanan diantar langsung oleh Dekan Fakultas Kesehatan  Ns.Hamdayani dan Pembimbing Institusi PKK 3  Surmayanti dan  Vivin Helfira.

 

 

Proses penerimaan mahasiswa disambut hangat oleh Kepala Diklat RSIA St.Khadijah 3 Makassar  H.Thamrin  M.DJallo dan pembimbing lahan Wahyuni Hafid.

 

Thamrin M Djallo menyampaikan rasa terima kasih  karena telah mempercayakan RSIA ST.khadijah 3 sebagai lahan praktek komrehensif untuk mahasiswa kebidanan Universitas Patria Artha.

 

“Terima kasih sudah mempercayakan tempat kami sebagai lokasi lahan praktek klinik,” ujarnya.

 

 

Kegiatan Praktek komrehensif (PKK3) ini merupakan pengalaman belajar klinik untuk mahasiswa tingkat akhir (semester 6) sebelum mereka menyusun Karya Tulis Ilmiah  (KTI).

 

Dekan Fakultas Kesehatan  Ns.Hamdayani menjelaskan,  mahasiswa diharapkan mampu mengimplementasikan praktik klinik kebidanan dan memperoleh pengetahuan serta keterampilan dalan mengelola kasus pada klien antenatal, intranatal, postnatal serta neonatus bayi dan balita, keluarga berencana (KB) baik fisiologis maupun patologis dengan pendekatan manajemen kebidanan baik secara mandiri, kolaborasi maupun rujukan.

 

 

“Dalam Kegiatan PKK 3 ini, mahasiswa Kebidanan mempunyai target kompetensi yang harus mereka capai selama berada di lahan praktek,” terangnya.

 

 

Sementara itu, Pembimbing Institusi PKK 3  Surmayanti menjelaskan, mahasiswa juga diwajibkan untuk mengambil1 pasien Komprehensif yg harus mereka follow up mulai dari pemeriksaan kehamilan (AnC) sampai dengan pasiennya ber KB, serta melakukan kunjungan Rumah  pada pasien komprehensifnya.

 

Selain itu, kata dia, mahasiswa juga harus melaksanakan asuhan pada Bayi baru lahir serta imunisasi.

 

Setelah itu, mahasiswa diwajibkan untuk mendokumentisakan semua temuan2 dari hasil asuhan dalam catatan ASKEB dan SOAP serta mendokumentasikan  kunjungan rumah dalam bentuk foto.

 

“Selama kegiatan praktek berlangsung mahasiswa akan tetap mendapat bimbingan serta arahan dari pembimbing lahan dan pembimbing institusi,” jelasnya.

 

Setelah Kegiatan Praktik Klinik komprehensif berakhir, mahasiswa akan melaksanakan seminar kegiatan prakik klinik kebidanan komprehensif secara individu di kampus universitas patria artha.

 

“Selamat berjuang mahasiwa kebidanan nyalakan semangat, kartini dihatimu dan  tugas sucimi sebagai penyelamat seluruh wanita di Mayapada,”paparnya mengutip lagu Mars Ikatan Bidan Indonesia (IBI). (SDM)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *