Kuliah di UPA, Bisa Gabung UKM Medical Emergency

UKM Medical Emergency

UKM Medical Emergency Universitas Patria Artha (UPA). (doc/UPA)

“Bergabung di UKM Medical Emergency, para anggota akan dibekali pengetahan dasar penanganan kebencanaan dan kegawatdaruratan berkaitan denagn kesehatan, seperti materi dan simulasi Bantuan Hidup Dasar (BHD), transportasi dan evakuasi, materi dan simulasi Balut  Bidai, simulasi lapangan, masa bimbingan,  latihan dasar kepemimpina, pradiklatsar, diklatsar,kegiatan simulasi Praktik Laboratorium,” ujarnya.

KEHADIRAN  Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) pada sebuah kampus tentu menjadi salah satu hal penting. Betapa tidak,di UKM para mahasiswa akan dilatih skill khusus diluar disiplin ilmu yang diperoleh dibangku kuliah.

Itu dikarenakan, para pengelola UKM sudah memiliki keahlian khusus dibidang tersebut dan secara berkelanjutan memperkaya pengetahuannya demi mencapai hasil yang diinginkan.

Salah satunya yang ada di UKM Universitas Patria Artha (UPA) dengan beragam UKM yang dihadirkan, ada yang menarik. Bahkan, boleh dikata tidak semua kampus akan konsen dibidang tersebut dalam bentuk UKM.

UKM tersebut adalah UKM  Medical Emergency yang hadir  sebagai wadah bagi mahasiswa universitas patria artha untuk mengembangkan minat, bakat, Leadership serta keterampilan mahasiswa dibidang kesehatan khususnya kegawat daruratan.

Unit kegiatan mahasiswa Medical Emergency Berdiri pada tanggal 23 Februari 2016, didirikan dengan  maksud memberikan pelayanan kesehatan lapangan yang menggunakan prinsip dasar kegawat daruratan. Adapun pelaksanaannya disesuaikan dengan keadaan, kepentingan dan perkembangan ilmu kesehatan.

Menurut Pembina UKM Medical Emergency UPA, Abdul Rahman, UKM ini dibentuk untuk membina dan mendidik mahasiswa dan mahasiswi  agar dapat menyalurkan keterampilan dan kreativitas dalam pelayanan kesehatan.

Tak hanya itu, dapat membantu masyarakat dalam mengatasi masalah kesehatan atau bencana alam.

“Bergabung di UKM Medical Emergency, para anggota akan dibekali pengetahan dasar penanganan kebencanaan dan kegawatdaruratan berkaitan denagn kesehatan, seperti materi dan simulasi Bantuan Hidup Dasar (BHD), transportasi dan evakuasi, materi dan simulasi Balut  Bidai, simulasi lapangan, masa bimbingan,  latihan dasar kepemimpina, pradiklatsar, diklatsar,kegiatan simulasi Praktik Laboratorium,” ujarnya.

Selain itu,anggota UKM nantinya akan mengikuti kegiatan pengabdian pada masyarakat hingga bakti sosial.

Dijelaskannya, Kemampuan team medical emergency yang telah dibekali ilmu dan keterampilan serta latihan secara kotinyu, sehingga mereka sanggup untuk melakukan bantuan dan pertolongan kepada masyarakat yang sedang mendapat kesulitan seperti, ada bencana alam Tanah longsor,gempa bumi,banjir,kecelakaan lalu lintas,tsunami diwilayah Indonesia, khususnya Sulsel.

“Kami tidak meragukan Team Ini Karena dalam kondisi aman terus melakukan latihan latihan untuk menjaga kemapuan yang sudah ada, sekaligus meningkatkan keterampilan tambahan yang bermanfaat untuk mendukung tugas Tugas yang senantiasa akan datang dengan tidak terduga,”paparnya.

       Untuk memaksimalkan kemampuan Team Medical Emergency sekaligus dapat terjun langsung didaerah bencana maka kami akan bekerja sama dengan Badan Penggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Kesehatan dan Pemerintah terkait untuk ikut secara bersama sama dalam satu koordinasi dalam melakukan tugas mulia tersebut. (SDM)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *