Wow! Dosen UPA Tampil di Konferensi Teknologi Internasional

Dosen FTI UPA

 

Konferensi ini menghadirkan keynote speakers dari berbagai negara di antara lain Prof. Kondo Kunio (Chair of Media Science Program – Tokyo University Technology), Prof Dr. Kamal Z. Zamli (Universiti Malaysia Pahang) dan Prof. Dr. M. Suyanto (Universitas Amikom Yogyakarta).

Civitas akademika Universitas Patria Artha (UPA) patut berbangga pada prodi Teknik Elektro yang mereka miliki.

Pasalnya, tiga dosen teknik elektro Fakultas Teknik Dan Informatika UPA sukses tampil di konferensi internasional bertajuk International Conference on Information and Communications Technology 2018 (ICOIACT) yang berlangsung di Grand Zuri Malioboro Yogyakarta belum lama ini.

Ketiga dosen tersebut adalah
Mochammad Apriyadi, Andi Nur Putri, Muh Rais.

“Konferensi ini diselenggarakan oleh Universitas AMIKOM Yogyakarta dan technical co-disponsori oleh Cabang Mahasiswa IEEE. Tema ICOIACT tahun ini adalah Opportunities and Challenges on Intelligent Systems Future Innovation,”beber Apriyadi yang juga Ketua Prodi Teknik Elektro FTI UPA.

Konferensi ini menghadirkan keynote speakers dari berbagai negara di antara lain Prof. Kondo Kunio (Chair of Media Science Program – Tokyo University Technology), Prof Dr. Kamal Z. Zamli (Universiti Malaysia Pahang) dan Prof. Dr. M. Suyanto (Universitas Amikom Yogyakarta).

Apriyadi mengungkapkan, judul yang dipresentasikan dalam konferensi tersebut adalah Optimization of Grounding Resistance to Minimize Transient Currents at 150 kV Sulselrabar System.

“Kami membahas tentang gangguan pada sistem transmisi line Sungguminasa – Tallasa  mengakibatkan terjadinya black out (padam meluas) se-SULSELRABAR 2016 lalu,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Apriyadi mengungkapkan lepasnya beban sebesar 746 Megawatt akibat black out tersebut menimbulkan kerugian PLN sekitar Rp8,3 miliar.

Ia berharap, konferensi ini akan memperkuat kolaborasi dan menyediakan forum bagi para akademisi, profesional dan peneliti untuk mendiskusikan dan menukar hasil penelitian, gagasan inovatif, dan pengalaman mereka untuk memajukan bidang Teknologi Informasi, Sistem Informasi dan Teknik Elektronika di dunia industri.

“Semua paper yang diterima dan dipresentasikan akan diajukan untuk diunggah ke Perpustakaan Digital IEEEXplore dan biasanya akan diindeks dalam database Scopus,” tandasnya. (DEE)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *