Universitas Patria Artha Patria Artha

Mengelola Perubahan Melalui Pendidikan dan Pelatihan

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
Home Berita
Berita

Gubernur Sulsel Keynote Speaker Diskusi Keuangan

Surel Cetak PDF
Share

Makassar,Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo menjadi keynote speaker dalam diskusi panel yang digelar Pusat Pengkajian Keuangan Negara dan Daerah Universitas Patria Artha Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo menjadi keynote speaker dalam diskusi panel yang digelar Pusat Pengkajian Keuangan Negara dan Daerah Universitas Patria Artha di Hotel Singgasana, Makassar, Senin (14/3/2011).

Diskusi ini mengangkat tajuk Regulasi Peraturan di Bidang Pengelolaan Keuangan dalam Pelaksanaan dan Pertanggungjawaban APBD Tahun 2011. Diskusi ini menghadirkan narasumber Ahli Keuangan Negara Drs Siswo Suyanto, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BKPD) Provinsi Andi Yushar Huduri, dan Ketua Dewan Pengurus LSP MaKU BSNP Bastian Lubis SE MM.

Terakhir Diperbaharui pada Senin, 25 April 2011 14:56
 

Mudahnya Pejabat Publik Terjerat Korupsi APBD

Surel Cetak PDF
Share

Jumlah tindak pidana korupsi terus meningkat setiap tahunnya. Beberapa bulan lalu, Menteri Dalam Negeri mengungkap fakta, jika 156 kepala daerah menjadi tersangka korupsi. Diantaranya, 17 gubernur dan 1 wakil gubernur, 19 wali kota dan 8 wakil wali kota, 92 bupati dan 19 wakil bupati, serta 1.432 anggota legislatif.

“Jumlah itu belum termasuk Kepala Satuan Perangkat Kerja Daerah atau SKPD,” ungkap Bastian Lubis SE MM, Ketua Dewan Pengarah Lembaga Sertifikasi Profesi Manajemen Keuangan, di sela-sela Diskusi Panel Regulasi Peraturan di Bidang Pengelolaan Keuangan dalam Pelaksanaan dan Pertanggungjawaban Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2011, yang digelar di Hotel Singgasana, Makassar, Selasa (15/3).

Terakhir Diperbaharui pada Selasa, 26 April 2011 16:01
 

Bastian: Pusat tak Percaya Sulsel

Surel Cetak PDF
Share

MAKASSAR,Upeks-Alokasi dana perbantuan APBN untuk Sulsel pada 2010 ternyata 'terjun bebas'. Bila pada 2009, total alokasi dana perbantuan APBN untuk Sulsel mencapai Rp977 miliar, maka tahun ini alokasi hanya mencapai Rp421 miliar atau turun 56,91%.
Demikian hasil telaah pengamat keuangan publik Universitas Patria Artha, Bastian Lubis SE MM, yang disampaikan Rabu (19/5) kemarin di Makassar. Bastian mengatakan, penurunan alokasi ini terjadi karena dipengaruhi buruknya kinerja pejabat-pejabat daerah yang berwenang untuk mengurusi dana ini.

Terakhir Diperbaharui pada Selasa, 26 April 2011 16:01
 

Patria Artha jadi Tax Centre Provinsi

Surel Cetak PDF
Share

Makassar,KM-- Direktorat Jenderal Pajak, dalam hal ini Kanwil DJP Sulawesi Selatan, Barat dan Tenggara bekerjasama dengan Yayasan Patria Artha Makassar, sepakat untuk menyelenggarakan Tax Centre.

Lembaga tersebut merupakan lembaga yang dikelola Universitas Patria Artha, yang berfungsi sebagai pusat pengkajian, penelitian, pelatihan dan sosialisasi perpajakan di lingkungan Perguruan Tinggi dan masyarakat yang dilakukan secara mandiri.

Penandatanganan MOU dilaksanakan kemarin bertempat di Hotel Sahid Jaya, Makassar. Ketua Yayasan Patria Artha, Bastian Lubis mengatakan, Tax Centre akan menjadi wadah dalam mecetak luaran bendaharawan yang lebih kompeten dalam mengelola keuangan daerah.

 

Bastian: Jangan Tambah Koruptor

Surel Cetak PDF
Share
MAKASSAR, UPEKS--Posisi Sulsel yang berada di peringkat pertama provinsi terkorup di Indonesia mendapat sorotan keras dari Ketua Yayasan Patria Artha, Bastian Lubis SE MM.
Oleh karena itu, Bastian mengharapkan, alumni Universitas Patria Artha Makassar diminta tidak menambah jumlah koruptor di negeri ini. "Para alumni Universita Patria Artha ketika menjadi birokrat nantinya harus mampu menjaga moral, agar tidak terjerumus dalam perilaku korupsi, seperti yang terjadi di Sulsel," harapnya saat memberikan sambutan pada Rapat Senat Luar Biasa dengan Agenda Wisuda Sarjana Angkatan I periode V, Universitas Patria Artha di Maraja Ballroom Sahid Jaya Hotel, Senin (28/12).

Wisuda kali ini diikuti 215 orang mahasiswa dari Fakultas Ekonomi Program Study Akutansi dan Manajemen Strata I (S1) dan Program Study Magister Manajemen Strata II ( S2).
Terakhir Diperbaharui pada Selasa, 26 April 2011 16:00
 


Halaman 3 dari 4