Rektor UPA: Kampus Sebagai Wadah Pencetak Generasi Enterprenuer

Bastian Lubis

Rektor Universitas Patria Artha, Bastian Lubis. (doc/UPA)

Pengangguran telah menjadi salah satu masalah besar hampur di seluruh negara di dunia. Tidak hanya di negara-negara berkembang, tapi juga di negara-negara maju. Khusus untuk Indonesia, tingkat penganggurannya masih relatif tinggi.

Rektor Universitas  Patria Artha (UPA)  Bastian Lubis menilai, realita tersebut tak dapat dilepaskan dari pola pikir mahasiswa pada umumnya.

Mahasiswa cenderung berkeinginan menjadi pencari kerja (job seeker) ketimbang pencipta lapangan kerja (job creator).

Oleh karena itu, Bastian menuturkan, salah satu upaya mengurangi pengangguran, yaitu dengan menanamkan dan menumbuhkan jiwa kewirausahaan dalam diri mahasiswa.

“Tugas  kampus adalah untuk memupuk jiwa profesionalisme dan jiwa enterprenuer seluruh mahasiswanya, ” kata Bastian.

Kewirausahaan kata dia, seharusnya dimulai dengan pembentukan karakter wirausaha, seperti kreativitas, keberanian, percaya diri, kemampuan mengadakan negosiasi, serta kemampuan dalam berbicara.

Kesemua karakter ini dapat diterapkan di seluruh mata kuliah. Menurut Bob, sapaannya, pemberian mata kuliah kewirausahaan di kampus tidak cukup, bahkan tidak dapat menumbuhkan jiwa kewirausahaan mahasiswa.

“Dengan mencetak jiwa wirausaha, setidaknya akan mengurangi tingkat pengangguran,” ujanya (NUU)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *