Demonstrasi dari Kacamata Islam

Demonstrasi atau unjuk rasa adalah sebuah perlakuan suatu kelompok kepada sebuah sistem. Umumnya, demonstrasi dilakukan oleh mahasiswa atau buruh kepada pemerintah. Hal ini terjadi jika suatu kelompok merasa tidak mendapatkan hak yang seharusnya dipenuhi.

Ketua UKM Spiritual Care Universitas Patria Artha, Muh Aldy Eka Putra Aries pun melihat demonstrasi dari kacamata islam. Menurutnya, jika disandingkan dengan agama Islam, demonstrasi bukanlah sesuatu hal yang dilarang.

“Ketika mahasiswa berunjuk rasa demi meyuarakan pendapatnya kepada pimpinan pemerintahan, selagi itu tidak kerugikan beberapa pihak dan tidak berunjuk dengan kekerasan maka demostrasi tersebut tentu masih bisa ditolerir,” katanya.

Dia melanjutkan, demonstrasi bisa jadi hukumnya boleh dalam Islam karena itu termasuk forum untuk menyampaikan pendapat dan bentuk ekspresi amar makruf nahi mungkar atau menyeru kebaikan dan mencegah kemungkaran.

“Tetapi dengan syarat, dalam melaksanakan demontrasi tidak terdapat perilaku atau perbuatan yang melanggar syariat Islam juga,” katanya.

Aldi mencontohkan, hal-hal yang bisa melanggar syariat islam diantaranya, melakukan kekerasan, terjadinya pengrusakan dan mengakibatkan jalan macet yang merugikan pengendara umum. Atau menyebabkan pelaku demo meninggalkan kewajiban agama seperti shalat 5 waktu bahkan melakukan dosa-dosa yang lainnya.

“Intinya , kalau menurut saya harus kita mengetahui jika kita melakukan tindakan demonstrasi tersebut apa dampak ditimbulkan terhadap individu, orang lain, kelompok tersebut, bahkan apa dampaknya buat agama Islam,” jelas Aldi. (NUU)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *