Hebat! Dosen UPA Ini Bakal Jadi Pembicara dalam Konferensi Internasional di Iran

Syarif Hidayat Nasir

Menjadi pembicara dalam sebuah konferensi berskala internasional tentunya merupakan impian setiap akademisi.

Ikut di ajang internasional tentunya mampu meningkatkan kapasitas akademik dan public speaking skill.

Selain itu, kesempatan ini juga menjadi momentum untuk saling berbagi pengalaman dan networking antar sesama akademisi dan peneliti lintas kampus dan lintas negara.

Hal tersebut dirasakan oleh Syarif Hidayat Nasir, setelah sebelumnya pernah mengikuti dan menjadi pembicara oral presentation beberapa konferensi di Turki, Polandia, dan Inggris.

Kini Syarif kembali lolos seleksi untuk mengikuti konferensi international di Ahwaz Iran.

Konferensi tersebut adalah “The third international conference on current issues of language dialect and linguistics”

“Through conference, I can move forward academically,” katanya

Dosen tetap Universitas Patria Artha Ini bilang, kegiatan tersebut bertujuan untuk membahas isu-isu terkini terkait perbedaan bahasa dan dialek seperti Inggris, Arab, Spanyol, Jerman dan Turki.

Para peserta diundang untuk dapat memaparkan hasil riset terkait isu-isu terkini dibidang perbedaan bahasa, dialek dan linguistik yang dibawakan dalam Bahasa Inggris, Arab atau Persia.

“Awalnya, saya mendapat informasi tentang konferensi ini di pengumuman resmi di web ristekdikti. Karena saya memang aktif mengikuti update ristekdikti, ketika melihat kesempatan konferensi itu, saya tertarik untuk mengikuti seleksi dan mengirimkan paper artikel saya. Alhamdulilah, sebulan kemudian saya dapat email, dan saya sangat senang paper saya accepted dan diundang untuk presentasi dalam bentuk oral presentation,” jelasnya.

Dalam konferensi tersebut, Syarif akan mempresentasikan paper dengan judul “Indonesian Discourse Markers ya and nggak compared to English yes and no, and Ducth Ja and Nee”.

Dia melanjutnya, baginya, kesempatan ini bukan hanya kesempatan pribadi untuk dapat pengalaman, tapi juga kesempatan untuk memperkenalkan kampus Universitas Patria Artha di kancah international.

“Saya akan gunakan kesempatan tersebut untuk memperkenalkan kampus UPA,”

Konferensi tersebut akan berlangsung pada tanggal 31 januari- 1 feb 2019. Seluruh biaya akomodasi, komsumsi, dan transportasi lokal, bahkan city tour ditanggung oleh pihak penyelenggara konferensi.

“I can’t wait to enjoy the challengge. Semoga semuanya dimudahkan,” katanya. (NUU)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *